Inside Paushoki: Sekilas Kemeriahan dan Adat Istiadat Festival Musim Dingin Jepang ini


Paushoki adalah festival musim dingin tradisional Jepang yang diadakan setiap tahun di kota kecil Kurobe, yang terletak di Prefektur Toyama. Festival yang telah dirayakan selama berabad-abad ini menjadi ajang bagi masyarakat untuk berkumpul dan merayakan musim dingin dengan berbagai kemeriahan dan adat istiadat.

Salah satu hal yang menarik dari festival Paushoki adalah O-minugui, atau “Upacara Persembahan Jubah Besar”. Selama upacara ini, penduduk Kurobe berkumpul untuk mempersembahkan jubah besar yang terbuat dari jerami dan kain ke kuil setempat untuk menghormati musim dingin. Jubah tersebut kemudian dibakar dalam api ritual, melambangkan penyucian komunitas dan permulaan musim baru.

Tradisi penting Paushoki lainnya adalah Yuki-Matsuri, atau festival salju. Selama acara ini, kota ini diubah menjadi negeri ajaib musim dingin dengan pahatan dan dekorasi salju yang rumit. Pengunjung dari dekat dan jauh datang untuk mengagumi karya seni yang rumit ini dan berpartisipasi dalam berbagai aktivitas musim dingin seperti naik kereta luncur, seluncur es, dan adu bola salju.

Selain adat istiadat tradisional tersebut, Paushoki juga menghadirkan berbagai kedai makanan dan minuman yang menawarkan hidangan lokal seperti sake panas, ikan bakar, dan semangkuk ramen kukus. Suasana festival yang meriah dan meriah, musik, tarian, dan pertunjukan tradisional menambah kemeriahan.

Secara keseluruhan, Paushoki adalah waktu bagi komunitas Kurobe untuk berkumpul dan merayakan musim dingin dengan cara yang tradisional dan bermakna. Adat istiadat dan perayaan festival ini memberikan gambaran sekilas tentang budaya dan sejarah Jepang, menjadikannya acara yang wajib disaksikan oleh pengunjung yang ingin merasakan keindahan dan pesona musim dingin di Jepang.

Related Post